KORELASI ANTARA GAYA BELAJAR DAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA PADA SISWA SMP
Keywords:
Gaya Belajar, Kecemasan Matematika, Pembelajaran MatematikaAbstract
Kecemasan matematika merupakan salah satu faktor afektif yang memiliki dampak
besar terhadap keberhasilan belajar matematika siswa, terutama pada tingkat Sekolah
Menengah Pertama (SMP). Tingkat kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan siswa
merasa takut, tertekan, dan kurang percaya diri ketika menghadapi pelajaran matematika,
sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan hasil belajar. Salah satu faktor internal
yang diasumsikan berkaitan dengan tingkat kecemasan matematika adalah gaya belajar
siswa, yaitu bagaimana cara seseorang menerima, mengolah, dan memahami informasi
dalam proses pembelajaran. Setiap siswa cenderung memiliki gaya belajar yang berbeda,
seperti visual, auditori, dan kinestetik, yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan hasil
belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya
belajar dengan tingkat kecemasan matematika pada siswa SMP. Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMP
yang dipilih menggunakan teknik sampling yang disesuaikan dengan karakteristik
populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket gaya belajar untuk
mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar siswa dan skala kecemasan matematika
untuk mengukur tingkat kecemasan yang dialami siswa dalam pembelajaran matematika.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi guna mengetahui
arah dan kekuatan hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
memberikan bukti empiris mengenai keterkaitan antara gaya belajar dan kecemasan
matematika siswa. Temuan penelitian juga diharapkan dapat menjadi bahan
pertimbangan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih variatif dan
sesuai dengan karakteristik gaya belajar siswa, sehingga dapat mengurangi kecemasan
matematika dan meningkatkan kualitas serta efektivitas pembelajaran matematika di
SMP.