Analisis dan penyusunan TP dan ATP berorientasi numerasi pada elemen aljabar dan fungsi fase F
Keywords:
numerasi, aljabar, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, kurikulum merdekaAbstract
Capaian numerasi peserta didik Indonesia pada elemen Aljabar masih rendah, dengan rata-rata penguasaan nasional di bawah 31% dan domain Aljabar mencatat capaian terendah (28,40%). Rendahnya capaian ini diduga bersumber dari kesenjangan antara Capaian Pembelajaran (CP) yang sesungguhnya telah berorientasi numerasi dengan Tujuan Pembelajaran (TP) yang disusun guru, yang masih berhenti pada kata kerja prosedural tanpa konteks penerapan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan TP dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) berorientasi numerasi pada elemen Aljabar dan Fungsi Fase F, melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis konten dan studi dokumen terhadap CP Kurikulum Merdeka. Hasil menunjukkan seluruh sub materi memiliki keterkaitan dengan minimal dua dimensi kognitif numerasi AKM, sehingga lima TP direformulasi dengan format ABCD dan ATP disusun ulang tanpa mengubah alokasi 54 JP. Produk ini dapat langsung diadaptasi guru matematika SMA untuk pembelajaran yang lebih kontekstual.
References
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen: Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2017). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.
Eksel Eka Brahmana, Ni Nyoman Mariani, & Ni Kadek Supadmini. (2025). Problematika Pendidik dalam Menyusun Modul Ajar pada Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 4 Sesetan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2986–2993. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1710
Faizah, U., & Ramadan, Z. H. (2024). Kendala Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 6(4), 4157–4175. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7317
Freudenthal, H. (2002). Revisiting Mathematics Education: China Lectures. Kluwer Academic Publishers.
Kemendikdasmen. (2025). Statistika nilai: Persentase capaian nasional matematika. https://tka.kemendikdasmen.go.id/hasiltka/
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 008/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. https://www.infodidaktik.com/2022/02/keputusan-kepala-bskap.html#google_vignette
Mayring, P. (2015). Qualitative Content Analysis: Theoretical Background and Procedures (pp. 365–380). https://doi.org/10.1007/978-94-017-9181-6_13
OECD. (2023a). Mathematics literacy. https://www.oecd.org/en/topics/mathematics-literacy.html
OECD. (2023b). PISA 2022 Results (Volume I and II) Country Notes: Indonesia. https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2022-results-volume-i-and-ii-country-notes-indonesia_7ee574d7-en.html
Puspenjar. (2026). Asesmen Kompetensi Minimum. https://pusmendik.kemdikbud.go.id/
Saputro, A. J., Indarti, F., Rizkyani, M. D., & Tarsidi, D. Z. (2025). Ketidaksesuaian Capaian Pembelajaran dari Pemerintah Terhadap Pembuatan Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Oleh Guru Kelas 3B SDN Rejosari. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 3041–3050.
Sayuti, F. M., & Nurbaya, St. (2026). Analisis Kritis Capaian Pembelajaran Kompetensi Literasi Membaca Teks Non-Sastra dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas VII Berdasarkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(1), 772–785. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6802
Zuraidah, Al jawy, S.M.I., & Karimah, P.N., (2025) Hubungan Motivasi Belajar Dengan Kemampuan Literasi Numerasi Mahasiswa Pendidikan Matematika. (2025). Jurnal Edukasi Laksana, 1(2), 93-102